Rabu, 21 Desember 2011

Los Galacticos di Luar Liga Besar Eropa

"Los Galacticos" artinya klub kaya, kalau di Inggris ada Manchester City, Di Spanyol ada Real Madrid, Dan di Perancis ada Paris Saint-Germain sekarang saya akan memperkenalkan "Los Galacticos" di luar liga besar Eropa.


1. Anzhi Makhachkala (Rusia)


Sebelum 2011, sangat sedikit yg mengenal klub ini. Ya, klub ini baru terbentuk tahun 1991 dan sejak itu, klub yg bermarkas di Republik Daghestan ini nasibnya sama seperti klub2 kecil pada umumnya, naik turun dari dan ke divisi 1 dan 2 Liga Rusia. Tapi, semua berubah ketika milyuner Suleyman Kerimov yg kelahiran Daghestan membeli klub ini dan berniat menjadikan Anzhi sebagai klub kebanggaan Daghestan, tidak hanya di Rusia, tp juga di Eropa. Dengan dana melimpah dr sang milyuner, Anzhi mulai membeli pemain2 seperti Roberto Carlos dan Diego Tardelli. Sampai pada puncaknya di bursa transfer 2011 lalu, Anzhi berhasil mengontrak super-star Kamerun dan Inter Milan, Samuel Eto’o dgn gaji tertinggi di dunia. Tidak hanya sampai disitu, Anzhi juga mulai meramaikan bursa transfer Eropa dgn mengincar pemain dan pelatih papan atas Eropa seperti Lionel Messi, CR7, sampai Jose Mourinho dan Fabio Capello. Bahkan, CR7 sempat berujar kl dirinya akan mempertimbangkan bermain di Liga Rusia apabila ada tawaran dr Anzhi. Sungguh luar biasa gebrakan klub ini. Hanya dalam tempo kurang dr setahun, Suleyman Kerimov telah berhasil menyulap Anzhi dr klub kecil dr Daghestan menjadi klub klub terkaya di Rusia, bahkan mungkin di Eropa.



2. Shakhtar Donetsk (Ukraina)



Shakhtar Donetsk adalah klub tertua di Ukraina, tapi prestasi mengkilapnya di Eropa justru baru terjadi di tahun 2009 ketika berhasil menjuarai Piala UEFA. Shakhtar sebelumnya seringkali kalah pamor dibanding dengan rivalnya, Dinamo Kiev yang pada tahun 1999 sukses menembus semifinal Liga Champions dgn Andriy Shevchenko sebagai bintangnya. Tapi Shakhtar yang sejak tahun 1996 diakuisisi oleh milyuner Rinat Akhmetov dan disponsori oleh perusahaan gas terbesar di Ukraina mulai serius membangun Los Galacticos ala Ukraina. Sejumlah pemain berkualitas seperti Cristiano Lucarelli (Italia), Julius Aghahowa (Nigeria), dan Eduardo Da Silva (Kroasia), serta pelatih sekelas Mircea Lucescu (Rumania) dan Bernd Schuster (Jerman) didatangkan. Tapi, yang lebih membuat Shakhtar terlihat semakin hebat adalah keberadaan pemain2 Brazil di skuadnya. Tak kurang, terdapat 9 orang pemain asal Brazil, termasuk Eduardo Da Silva. Brazilian-connection tersebut telah membuat Shakhtar menjadi Los Galacticos yg sulit ditandingi oleh Dinamo Kiev dan klub2 Ukraina lainnya. Saat ini, Shakhtar pun tercatat sebagai langganan Liga Champions dan batu sandungan klub-klub besar Eropa.


3. Los Angeles Galaxy (Amerika Serikat)

Tentu kita yang di Indonesia pasti mengenal klub ini karena minggu lalu klub ini bersama mega bintangnya, David Beckham baru saja menyapa pecinta sepakbola di Indonesia dalam pertandingan eksibisi melawan Indonesia Selection. Los Angeles Galaxy atau LA Galaxy adalah salah satu klub pionir MLS (Major League Soccer), liga sepakbola profesional Amerika Serikat yang dibentuk tahun 1993 (cuma selang setahun sebelum Liga Indonesia penyatuan perserikatan & Galatama dibentuk thn 1994). LA Galaxy adalah salah satu klub besar di USA, namun karena sepakbola bukan merupakan olahraga populer di Amerika, LA Galaxy tidak begitu dikenal diluar Amerika. Namun semua berubah ketika pada tahun 2007, LA Galaxy sepakat untuk mengontrak mega bintang Inggris dr Real Madrid, David Beckham dengan harapan kehadiran Beckham dapat meningkatkan prestasi & popularitas Galaxy, tdk hanya di Amerika tapi juga di dunia, seperti halnya nama Galaxy yg diambil dr status LA sebagai rumah artis2 Hollywood. Kepindahan Beckham ini merupakan kejutan karena sebelumnya, mayoritas pemain kelas dunia yg bermain di MLS rata2 adalah pemain tua yg tidak produktif lagi di sepakbola Eropa. Bersamaan dgn kepindahan Beckham, LA Galaxy juga merubah logonya menjadi lebih modern. Setelah kepindahan Beckham, berturut2 pemain dunia sekelas Fredrik Ljungberg, Thierry Henry, hingga Robbie Keane ikut merambah MLS. Nama terakhir bahkan sekarang setim dgn Beckham di Galaxy & semakin menyempurnakan status LA Galaxy sebagai Los Galacticos setelah kehadiran Beckham dan Landon Donovan. Saat ini, berkat popularitas Beckham, nama LA Galaxy dan MLS pun semakin dikenal dunia. Bahkan MLS pun saat ini bersaing ketat dgn NBA, MLB, NFL, dan NASCAR sebagai sports entertainment paling digemari di Amerika.


4.Shanghai Shenhua (Cina)



Klub ini baru melejit ketika mereka merekrut Nicolas Anelka dari Chelsea, bahkan mereka sudah mengincar bintang Chelsea lainnya yaitu Didier Drogba,Frank Lampard dan pemain Bayern Leverkusen, Michael Ballack. Pemilik Shenhua Zhu Jun, yang merupakan multi-millionaire yang sukses dengan bisnis portal game online, menjanjikan akan segera melakukan pembelian besar lainnya tidak lama usai sukses merekrut Anelka.
Pekan lalu klub itu juga mengumumkan kursi pelatih mereka akan diisi oleh mantan pelatih Bordeaux dan Besiktas, Jean Tigana.

Di Indonesia sebetulnya ada klub yg bisa dibilang Los Galacticos juga seperti Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Mitra Kukar yg mayoritas dihuni pemain timnas Indonesia dan pemain asing. Namun, karena kisruh Liga Indonesia seperti saat ini dimana politisi dan pengusaha saling bersaing untuk menguasai dan mengacak2 kompetisi untuk keuntungan pribadi dan kelompok, rasanya bs dibilang mustahil klub2 Indonesia bisa seperti klub-klub Los Galacticos diatas yang didukung dana melimpah dr milyuner lokal yg bertujuan untuk membangun prestasi dan kebanggaan klub/ daerah ketimbang memanfaatkan klub dan kompetisi utk politik dan persaingan usaha tidak sehat semata.

Selasa, 20 Desember 2011

AFC : PSSI Yang Minta Kami CORET Persipura


Persipura Jayapura telah absolut tak berpartisipasi di Liga Champions Asia tahun depan, melainkan sedang menyisakan kesimpangsiuran akibat PSSI menyatakan AFC tak bersedia menerima pemenang Liga Indonesia waktu lewat itu akibat memilih berlaga di perlombaan tak formal waktu ini.

Pernyataan berbeda dicetuskan keliru seorang pengurus AFC yang tak disebutkan namanya apabila malah PSSI yang meminta Persipura tak didaftarkan akibat alasan tersebut.

“Berdasarkan surat formal PSSI, Persipura bakal dikeluarkan bermula perlombaan ulung Indonesia dan terancam denda bermula PSSI,” kata si asal dilansir AFP.

“Kami telah meminta laporan bermula PSSI dan sedang menunggunya. Kami mesti mempelajari laporan tersebut. Tidak cuma AFC, melainkan juga FIFA bakal terlibat. Kami bakal berkoordinasi dengan FIFA dan menentukan apa yang mesti dilakukan.”

Selain kurang Persipura, Liga Champions Asia juga tak diikuti kelompok Cina, Liaoning Whowin, yang menarik awak bermula undian play-off akibat memprotes tak memperoleh distribusi luput otomatis ke tahap penyisihan kubu setelah menduduki rangking ketiga kejuaraan waktu lalu.

PSSI Telah Dzalimi Persipura


Anggota Exco PSSI, Roberto Rouw berujar PSSI telah menzalimi Persipura Jayapura dengan tak mendaftarkan perkumpulan asal Papua itu ke kancah AFC Champions League. Undian bakal AFC Champions League seorang diri telah dilakukan kemaren sore dan Persipura tak termasuk pada susunan peserta.

“AFC seorang diri sebenarnya tak mempermasalahkan Persipura bermain di koalisi mana detik ini akibat Persipura merupakan pemenang waktu lewat dan berhak tampil. Musim lewat merupakan perlombaan resmi,” istilah Roberto Rouw di Hotel Hyatt, Rabu 7 Desember 2011.

“Justru PSSI yang mencoret Persipura. PSSI malah mendaftarkan Arema (versi IPL) ke Liga Champions dan Persija (versi IPL) ke AFC Cup. Jelas ini ditolak sama AFC. Akhirnya distribusi Indonesia di Liga Champions Asia pun hilang,” tambahnya.

Menurut Rouw, AFC mencoret Persipura akibat PSSI tak mendaftarkan perkumpulan asal Papua itu. Pengurus PSSI yang tak mencantumkan Persipura bakal mengikuti AFC Champions League.

“Besok rencananya bakal tersedia demo di Senayan sekitar jam 1 siang. Kami meminta pertanggungjawaban bermula pengurus PSSI. PSSI telah menzalimi Persipura,” istilah Rouw.

Rouw menjelaskan, detik ini Persipura lain cuma mewakili anak buah Papua bakal tetapi telah mewakili marga Indonesia, akibat itu Rouw berharap PSSI bertanggung balas atas keputusan ini.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum, PSBS Biak, Lucas Rumele. “Saya kepingin menyampaikan penyesalan aku belah PSSI yang menzalimi Persipura. Persipura jawara ISL yang memadai datang di AFC Champions League,” istilah Lucas.

“Besok kita segala bakal mendarat ke Senayan, menodong Persipura bakal mewakili Indonesia di AFC Champions League. Jika tak terakomodir besok kami telah setuju KLB saja,” lanjutnya.

Senin, 19 Desember 2011

Klub-Klub Eropa Yang Akan Berkunjung ke Indonesia




No. | Tim/Negara | % Kepastian Datang

1 | PSV Eindhoven (Belanda) | 100% Januari 2012

2 | Inter Milan (Italia) | 80% Sesuai Yg Tertera Di Situs Resmi
Inter

3 | FC Barcelona (Spanyol) | 10% Masih Tanda Tanya Namun
Beberapa Waktu Yg Lalu
Direncanakan Ke Indonesia Tahun
2012

4 | Real Madrid (Spanyol) | Sama
Seperti FC Barcelona

5 | Man. United (Inggris) | 15%
Sama Seperti Barca & Madrid +
Janji Rio Ferdinand Yg Akan
Datang Ke Indonesia

6 | Boca Juniors (Argentina) |
45% Pernah Dengar Katanya
Sekitar Bulan Juni Akan Melakukan
Tour Asia, Salah Satunya Di
Indonesia

7 | Arsenal/Chelsea (Inggris) |
15% Setelah Pertandingan
Melawan LA Galaxy, Ketua PSSI,
Djohar Arifin Merencanakan Hal
Ini

8 | Timnas Argentina | 5% Masih
Direncanakan Oleh PSSI Yg
Direncanakan Datang Pada
Januari 2012

9 | Timnas Brazil | Sama Seperti
Timnas Argentina + Promosi PD
2014

jika tidak ada halangan klub2 diatas akan benar" datang ke indonesia, ya kita doa'kan saja supaya benar terjadi dan no 1 tampaknya yang benar" akan terealisasi mengingat hub kita dengan belanda yang cukup erat dan beberapa faktor lain.
Dan yang paling di tunggu2 adalah kedatangan Inter Milan, semoga benar benar terwujud.
FORZA INTER..!!!

Alasan Rahmad Darmawan mundur dari Timnas U-23


Keputusan mundur Rahmad Darmawan dari jabatan pelatih Tim Nasional Indonsia U-23 menimbulkan spekulasi beragam dari sejumlah pihak. Pasalnya, meski gagal meraih target merebut medali emas SEA Games 2011 lalu, sosok pelatih yang akrab disapa RD tersebut masih dipercaya oleh PSSI untuk memimpin skuad Garuda Muda.

Kegagalan RD juga tidak mengundang cibiran atau cemoohan dari suporter Indonesia. Bahkan masyarakat menilai sosok RD telah mampu mengangkat permainan skuad timnas Indonesia menjadi lebih baik. Bahkan sebagian pihak menilai RD layak untuk memimpin timnas Senior.

Dalam wawancara khusus dengan VIVAnews, Rabu, 14 Desember 2011, RD membeberkan secara gamblang alasannya mundur dari pelatih tim nasional. Selain karena gagal meraih medali emas SEA Games 2011, RD juga mengaku kebijakan PSSI melarang merekrut pemain ISL ke dalam skuad timnas.

"Gagal meraih medali emas (SEA Games 2011) yang sangat diharapkan memang memiliki dampak besar. Usai kalah di final, saya sebenarnya dalam 1 hingga 2 hari sudah mau membuat keputusan mundur. Tapi itu saya urungkan," ujarnya.

Keinginannya mundur menguat kala dirinya dipercaya menangani Timnas Selection untuk menghadapai klub Amerika Serikat, LA Galaxi. Pasalnya, PSSI sempat melarang dirinya untuk merekrut pemain ISL ke dalam skuad Timnas -- meski kemudian Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin menganulir larangan tersebut.

"Saya sempat kembali ingin mundur, karena tidak boleh panggil pemain dari salah satu kompetisi (untuk menghadapi LA Galaxi) oleh PSSI. Kalau seperti ini situasinya, saya menyerah. Tapi akhirnya Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin mempersilahkan saya mengambil pemain terbaik dari mana saja," paparnya.

Pengalaman tersebut menjadikan ganjalan tersendiri bagi sosok RD. Apalagi tidak lama berselang, Djohar Arifin malah menegaskan jika pemain ISL tidak boleh memperkuat timnas, mengacu kepada Statuta FIFA. Hal tersebutlah yang memperkuat RD untuk mengakhiri kerjasamanya bersama Garuda Muda.

"Karena saya selalu memegang ucapan beliau (Djohar Arifin) saat saya pertamakali menangani skuad SEA Games. Bahwa setiap warga negara berhak dan mempunyai kesempatan yang sama untuk membela negara. Oleh karenanya, saat itu saya panggil pemain IPL yang dulu dilarang PSSI, seperti Bachdim dan Kim," tambahnya.

"Tapi kemudian keluar statemen dari Ketua Umum PSSI jika pemain kompetisi tertentu tidak dapat bergabung ke timnas. Dengan perkembangan ini, maka saya berpegang dengan komitmen yang pernah saya ucapkan usai Final SEA Games 2011,".

"Bahwa pelatih harus diberi kewenangan mutlak untuk bisa menjalankan tugas memilih pemain yang terbaik tanpa lihat dari mana pemain itu berasal. Kalau larangan itu terjadi, maka pelatih tidak akan dapat melakukan tugas dengan maksimal. Dan kalau terjadi, saya akan menolak dan mundur dari pelatih timnas,".

Mantan pelatih Persija tersebut sebenarnya mencoba untuk meminta penjelasan langsung kepada pengurus PSSI terkait pertimbangan yang mendasari larangan tersebut. Namun sayangnya dalam pertemuan di Jenggala (rumah Arifin Panigoro), tidak menghasilkan jawaban yang memuaskan bagi RD.

"Saya coba memanfaatkan pertemuan di Jenggala untuk bertanya. Tapi tidak ada jawaban yang kongkret dari pengurus, semua jawaban mengambang. Mereka lebih sering bicara program jangka panjang," pungkasnya.